Posted by : Unknown
Rabu, 16 April 2014
1.
Wizard
Secara harfiah istilah ini berarti Dukun, Tukang Sihir. Wizard merupakan salah satu tuntunan ketika menjalankan program, baik pada saat melakukan instalasi, setting, dan sebagainya.Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini diberikan pada seseorang yang telah memiliki pengetahuan luas dibidangnya. Kemampuannya tersebut tidak diragukan lagi.
Secara harfiah istilah ini berarti Dukun, Tukang Sihir. Wizard merupakan salah satu tuntunan ketika menjalankan program, baik pada saat melakukan instalasi, setting, dan sebagainya.Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini diberikan pada seseorang yang telah memiliki pengetahuan luas dibidangnya. Kemampuannya tersebut tidak diragukan lagi.
2.
Guru
Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini digunakan pada seseorang yang mengetahui semua hal pada bidangnya, bahkan yang tidak terdokumentasi. Ia mengembangkan trik-trik tersendiri melampaui batasan yang diperlukan. Kalau bidangnya berkaitan dengan aplikasi, ia tahu lebih banyak daripada pembuat aplikasi tersebut. Karakter hacker itu sendiri dibagi menjadi dua, mereka ini lebih condong mengarah kepada sifat cracker. Kedua karakter tersebut adalah:
Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini digunakan pada seseorang yang mengetahui semua hal pada bidangnya, bahkan yang tidak terdokumentasi. Ia mengembangkan trik-trik tersendiri melampaui batasan yang diperlukan. Kalau bidangnya berkaitan dengan aplikasi, ia tahu lebih banyak daripada pembuat aplikasi tersebut. Karakter hacker itu sendiri dibagi menjadi dua, mereka ini lebih condong mengarah kepada sifat cracker. Kedua karakter tersebut adalah:
a)
Dark-sidHacker
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak. Istilah ini diperoleh dari film Star Wars-nya George Lucas. Seorang Dark-side hacker sama seperti Darth Vader (tokoh dalam film Star Wars) yang tertarik dengan kekuatan kegelapan. Hal ini tidak ada hubungannya dengan masalah “baik” atau “jahat” tapi lebih kepada masalah “sah (sesuai hukum yang berlaku)” dan “kekacauan”. Seorang Dark-side hacker punya kemampuan yang sama dengan semua hacker, tapi “sisi gelap” dari pikirannya membuat ia menjadi unsur berbahaya untuk semua komunitas.
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak. Istilah ini diperoleh dari film Star Wars-nya George Lucas. Seorang Dark-side hacker sama seperti Darth Vader (tokoh dalam film Star Wars) yang tertarik dengan kekuatan kegelapan. Hal ini tidak ada hubungannya dengan masalah “baik” atau “jahat” tapi lebih kepada masalah “sah (sesuai hukum yang berlaku)” dan “kekacauan”. Seorang Dark-side hacker punya kemampuan yang sama dengan semua hacker, tapi “sisi gelap” dari pikirannya membuat ia menjadi unsur berbahaya untuk semua komunitas.
b)
MaliciousHacker
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak.
Hacker yang memiliki sifat jahat dan menyerang sistem dengan maksud jahat.Istilah
untuk menyebut seseorang yang merusak sistem orang lain untuk sekedar iseng
(tidak merasa bersalah) tanpa memperoleh apa pun dari tindakannya tersebut.
Tingkatan Istilah Hacker :
v
Elite
Ciri-ciri ; mengetahui
sistem luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara
global, melakukan pemrograman setiap hari, effisien dan terampil, menggunakan
pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data, selalu mengikuti
peraturan yang ada. Tingkat ni sering disebut dengan ‘suhu’.
v
Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda
dari golongan elite, mempunyai pengetahuan kemampuan luas tentang computer,
mengerti tentang sistem operasi termasuk lubang keamananya, kemampuan
programnya cukup untuk merubah program eksplosit.
v Developed Kiddie
Cirri-ciri
: masih ABG dan sekolah, membaca metode hacking dan caranya di berbagai
kesempatan, dan mencoba berbagai sistemsampai behasil, masih menggunakan Garfik
User Interface (GUI) dan baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan
lubang kelemahan baru di sistem operasi.
v Script Kiddie
Ciri-ciri
: mengetahu pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari
GUI, hacking dilakukan menggunakan Trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup
sebagian pengguna internet.
v Lamer
Cirri-ciri :
tidak punya pengetahuan dan pengalaman tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer
sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker. Penggunaan computer hanya untuk main
game, IRC, tukar menukar software, mencuri kartu kredit, hacking dengan
software Trojan, nuke dan DoS, meyombongkan diri melalui IRC channel.
Dari sinilah etika profesi diperlukan
untuk membatasi para hacker bertindak dan untuk tetap menjaga citra para hacker
di mata masyarakat dunia.