Posted by : Unknown Minggu, 27 April 2014

Tindakan phishing jumlahnya dari hari ke hari semakin meningkat dan diyakini akan bertambah terus. Kalau dilihat grafiknya peningkatannya termasuk   drastis. Memang kenyataan bahwa situs online banking maupun belanja online cukup “secure”, namun kita perlu berhati-hati karena teknik yang digunakan dalam phising ini sebenarnya merupakan teknik ‘social engineering”. Intinya  adalah  kita  harus  selalu  berhati-hati  dalam  memberikan informasi  kita  terutama  yang  menyangkut  informasi  keuangan seperti user account, password online banking, nama ibu kandung, tanggal lahir, nomor kartu kredit dan informasi lainnya. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dijadikan sebagai pedoman untuk menghindari atau mencegah ‘phishing’ ini :
           Berhati-hati dan tidak sembarangan memberikan data pribadi di Internet  terutama data keuangan seperti nomor account di bank, nomor kartu kredit, account internet banking dan password.
            Email dari phisher ini umumnya tidak di personalized sementara kalau  email yang legal (valid) umumnya lebih personal.
           Selalu berprasangka curiga dengan email yang intinya berisi permintaan penting atau urgen untuk informasi atau data keuangan pribadi. Pada   phisher  (orang   yang   melakukan phishing)  umumnya  memasukkan  unsur  yang mengasyikkan lewat kalimat-kalimat dalam emailnya sehingga menarik orang untuk bertindak atau me-respon secepatnya begitu dia membaca email tersebut.
            Jika anda menerima email semacam ini yang meminta data pribadi  terutama  data finansial, telpon ke perusahaan  yang bersangkutan  untuk  konfirmasi  atau masuk ke situs tersebut secara langsung tanpa melalui link yang disediakan di email.
            Selalu menggunakan situs yang aman (secure) ketika memberikan  informasi  atau data financial melalui web browser. Situs yang secure biasanya mengunakan SSL (enkripsi) dan selalu mulai dengan https:// dan bukan http://
           Log-on secara rutin ke situs online-account  anda  dan  cek datanya misalnya data transaksi kredit maupun debet untuk memastikan bahwa data transaksi itu benar.
           Pastikan bahwa web browser yang digunakan selalu ter up to date dengan patch terbaru.
           Pertimbangkan untuk menggunakan atau meng-install web browser tool-bar untuk membantu memproteksi terhadap situs-situs phishing.
           Sebelum memasukkan informasi yang sifatnya personal seperti informasi finansial kita. Kartu kredit dan sebagainya. Ada baiknya  lakukan  klarifikasi  terlebih dahulu. Misalnya situs visa menyatakan bahwa mereka tidak  pernah  mengirimkan email untuk meminta update informasi atau klarifikasi. Informasi detilnya bisa lihat di http://corporate.visa.com/ut/fraud.jsp
           Gunakan atau implementasi Anti-Spam, karena umumnya email yang berisikan phishing bersumber dari alamat IP yang termasuk  dalam  kategori  RBL (Real-Time Blackhole Lists). Artinya  alamat  IP  yang  terdaftar  di  RBL merupakan sumber spam. RBL di-develop oleh MAPS LLC, alamat  webnya adalah http://www.mail-abuse.com/

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © JENIS KEJAHATAN CYBERCRIME -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -